Langsung ke konten utama

Ketika Pemimpi


Ketika pemimpi
( Irfan Nurhidayat )

Ketika cermin dihadapkan
Disaat itu pula
Lumpur berontak menjadi tanah

Ketika awan dijatuhkan
Disaat itu pula
Ombak berharap menjadi karang
`
Ketika angin di tiupkan
Disaat itu pula
daun berfikir menjadi bunga

ketika air di di panaskan
disaat itu pula
batu berniat menjadi debu

ketika aku di dihadapkan
pada kata “ketika”
disaat itu pula
pemimpi bermimpi menjadi pemimpin



tasikmalaya,8Agustus2018
                                                     



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seakan Tenang

SEAKAN TENANG ( irfan nurhidayat ) SEMPURNA DALAM SESAT BERENANG DALAM SELAT MENGAMBANG TEROMBANG TAK ADA TUJUAN KARNA MENGINGKARI TUHAN SEMPURNA DALAM BATAS TERBANG SAMPAI KE ATAS MELAYANG TERANGAN TAK ADA TUJUAN KARNA MENGHIANATI TUHAN TambunBekasi,24januari2019

Saat Senja Pulang

SAAT SENJA PULANG ( irfan nurhidayat ) SAAT NYA JARI KU MENARI MENYAMPAIKAN BAKTI DARI LUPUK HATI DENGAN SEGELAS KOPI DI SAMPING KIRI SEAKAN MENEMANI MALAM SUNYI TAK SEMPAT KU MENCUIL ROTI YANG SANGGUP MENYEMBUHKAN HATI NTAH KENAPA SEAKAN SAJA LIDAHKU MENOLOKNYA MENOLAK UNTUK BERBICARA APALAGI BERSUARA SEAKAN HENGAP DI GENGGAM BURUK BERGEMAM SEAKAN ADA YANG MENERKAM DI GELAPNYA MALAM TambunBekasi,17januari2019

Kenangan

Kenangan ( irfan nurhidayat ) Malam tenang Hujan datang Menggenang Dalam kenangan Merantai Di lantai Menerjang Diterjang Muslihat seekor kumbang   Kepada bunga yang baru berkembang Suraian angin membesar Membisu tak bersuar Dambaan rindu bergumam Membisik sambil menggenggam Tapi itu zaman Zaman lamban Lupakan Hilangkan Mantan.. TambunBekasi,10januari2019