Langsung ke konten utama

Ibu


IBU
(IRFAN NURHIDAYAT)



RANGKULAN KASIH SAYANG MENYELIMUTI
PUKULAN CINTA TAK KU RATAPI
BUAIAN RINDU YANG KAU ANUGRAHI

JIKA LAU KU PERGI KAU MENDEKAT
JIKA LAU KU BERJALAN KAU BERLARI
DAN MENGAPA DISAAT KU MERANGKAK KAU TERLENTANG

IBU.. KU RINDU SUAPANMU DIKALA KU TAK INGIN MAKAN
KU RINDU GENGGAMAN ERATMU DIKALA KU TAK INGIN MANDI
KU RINDU PELUKAN MU DIKALA KU TAKUT DENGAN ANJING

IBU... INGATKAH ENGKAU ??
DISAAT AKU MASIH SEBESAR LUTUTMU ?
KAU SELALU DENGAN SABAR
 MENJAWAB SETIAP LONTARAN PERTANYAAN
” MENGGAPA “ DAN “ KENAPA “??

KINI ANAKMU TELAH SEBESAR 1 UBUN-UBUN KEPALAMU
KINI ANAKMU TELAH MENGETAHUI SETIAP PERTANYAAN
“MENGAPA” DAN “KENAPA” YANG KU UCAPKAN KEPADAMU



                                                                                                                                        TASIKMALAYA,22januari2019  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seakan Tenang

SEAKAN TENANG ( irfan nurhidayat ) SEMPURNA DALAM SESAT BERENANG DALAM SELAT MENGAMBANG TEROMBANG TAK ADA TUJUAN KARNA MENGINGKARI TUHAN SEMPURNA DALAM BATAS TERBANG SAMPAI KE ATAS MELAYANG TERANGAN TAK ADA TUJUAN KARNA MENGHIANATI TUHAN TambunBekasi,24januari2019

Saat Senja Pulang

SAAT SENJA PULANG ( irfan nurhidayat ) SAAT NYA JARI KU MENARI MENYAMPAIKAN BAKTI DARI LUPUK HATI DENGAN SEGELAS KOPI DI SAMPING KIRI SEAKAN MENEMANI MALAM SUNYI TAK SEMPAT KU MENCUIL ROTI YANG SANGGUP MENYEMBUHKAN HATI NTAH KENAPA SEAKAN SAJA LIDAHKU MENOLOKNYA MENOLAK UNTUK BERBICARA APALAGI BERSUARA SEAKAN HENGAP DI GENGGAM BURUK BERGEMAM SEAKAN ADA YANG MENERKAM DI GELAPNYA MALAM TambunBekasi,17januari2019

Kenangan

Kenangan ( irfan nurhidayat ) Malam tenang Hujan datang Menggenang Dalam kenangan Merantai Di lantai Menerjang Diterjang Muslihat seekor kumbang   Kepada bunga yang baru berkembang Suraian angin membesar Membisu tak bersuar Dambaan rindu bergumam Membisik sambil menggenggam Tapi itu zaman Zaman lamban Lupakan Hilangkan Mantan.. TambunBekasi,10januari2019