Langsung ke konten utama

Wanita I


WANITA I
( Irfan Nurhidayat )

Dia hanya seorang dewi malam
Dia hanya sebagai lamunan rindu
Dia hanya butuhkan dekapan cinta

Kamu tahu..?
Pagi ini mentari cemburu kepadamu
Kamu tahu..?
Malam ini rembulan iri kepadamu
Kamu tahu..?
Saat ini aku jatuh cinta kepadamu

Nafasmu menghulai bak daun merindukan angin
Matamu menjatuhkan kalbu, jatuh sejatuh-jatuhnya
Hingga ku tak sanggup tuk berpulang


                                                                                                                                          
Tasikmalaya,27july2018




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seakan Tenang

SEAKAN TENANG ( irfan nurhidayat ) SEMPURNA DALAM SESAT BERENANG DALAM SELAT MENGAMBANG TEROMBANG TAK ADA TUJUAN KARNA MENGINGKARI TUHAN SEMPURNA DALAM BATAS TERBANG SAMPAI KE ATAS MELAYANG TERANGAN TAK ADA TUJUAN KARNA MENGHIANATI TUHAN TambunBekasi,24januari2019

Saat Senja Pulang

SAAT SENJA PULANG ( irfan nurhidayat ) SAAT NYA JARI KU MENARI MENYAMPAIKAN BAKTI DARI LUPUK HATI DENGAN SEGELAS KOPI DI SAMPING KIRI SEAKAN MENEMANI MALAM SUNYI TAK SEMPAT KU MENCUIL ROTI YANG SANGGUP MENYEMBUHKAN HATI NTAH KENAPA SEAKAN SAJA LIDAHKU MENOLOKNYA MENOLAK UNTUK BERBICARA APALAGI BERSUARA SEAKAN HENGAP DI GENGGAM BURUK BERGEMAM SEAKAN ADA YANG MENERKAM DI GELAPNYA MALAM TambunBekasi,17januari2019

Kenangan

Kenangan ( irfan nurhidayat ) Malam tenang Hujan datang Menggenang Dalam kenangan Merantai Di lantai Menerjang Diterjang Muslihat seekor kumbang   Kepada bunga yang baru berkembang Suraian angin membesar Membisu tak bersuar Dambaan rindu bergumam Membisik sambil menggenggam Tapi itu zaman Zaman lamban Lupakan Hilangkan Mantan.. TambunBekasi,10januari2019